SEMARANG, RABU - PT Kereta Api Daerah Operasi IV Semarang mengimbau pemudik yang menggunakan kendaraan untuk mewaspadai dan lebih berhati-hati ketika melewati perlintasan kereta api, terutama untuk perlintasan yang tidak memiliki palang.
“Berdasarkan data PT KA Daop IV, dari 579 perlintasan resmi KA di Jateng, hanya 90 perlintasan yang dijaga dan memiliki palang. Artinya, masih terdapat 489 perlintasan yang tidak memiliki palang. Jumlah itu belum termasuk 59 perlintasan yang liar,” ucap Kepala Hubungan Masyarakat PT KA Daop IV Warsono, di Kota Semarang, Rabu (3/9).
Di jalur pantura sendiri, lanjut Warsono, setidaknya terdapat 263 perlintasan dan yang berpalang hanya 54 perlintasan.
Menjelang Lebaran, Warsono mengatakan, PT KA Daop IV akan meningkatkan pengawasan pada perlintasan KA dengan mengadakan peninjauan secara berkala. Ini mengingat padatnya jadwal perjalanan kereta api dan bertambahnya jumlah kendaraan yang akan melewati perlintasan sebelum dan sesudah Lebaran.
“Hampir setiap hari perlintasan akan ditilik oleh para pejabat PT KA pada pukul 22.00 hingga pukul 04.00,” katanya.
Kepala Unit Pelayanan Perhubungan Wilayah Semarang Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi Jateng Imam Santosa mengakui, perlintasan KA menjadi salah satu lokasi yang rawan kecelakaan menjelang lebaran. “Yang lainnya adalah kondisi jalan bergelombang, penyempitan jalan, jembatan, dan tikungan tajam,” katanya.
Menurut Imam, perlintasan KA tersebut seperti yang terdapat di ruas Semarang-Purwodadi atau Batang-Kendal. Untuk itu, pihaknya akan menambah rambu-rambu, terutama bagi perlintasan KA yang tidak berpalang.
sumber : kompas.com



