TEGAL, SENIN - Jumlah penumpang kereta api selama lebaran tahun ini diperkirakan naik dua persen dibandingkan tahun lalu. Untuk memberikan pelayanan kepada para pemudik, PT Kereta Api (persero) akan mengoperasikan sembilan kereta tambahan.

Hal itu disampaikan Direktur Pengembangan Usaha PT Kereta Api (persero), Julison Arifin saat melakukan inspeksi persiapan arus mudik di Stasiun Besar Tegal, Senin (8/9). Menurut Julison, jumlah penumpang kereta api pada arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 2,9 juta orang.

“Angka tersebut masih mungkin bertambah, apabila melihat pada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Tahun lalu, banyak yang masih sanggup melakukan perjalanan dengan kendaraan sendiri, tetapi tahun ini mungkin mereka akan memilih memakai kereta,” ujarnya.

Selain itu, saat ini harga tiket pesawat juga mencapai batas atas, sehingga sebagian masyarakat memilih menggunakan kereta api. Julison mencontohkan, dalam beberapa waktu terakhir, permintaan tiket KA Argo Anggrek jurusan Jakarta-Surabaya terus meningkat.

Meskipun sudah ada penambahan kereta, namun PT Kereta Api (persero) tetap memberikan batas toleransi kelebihan kapasitas, kecuali bagi KA eksekutif. Toleransi kelebihan kapasitas bagi KA bisnis sebesar 25 persen, sedangkan untuk kelas ekonomi mencapai 50 persen.

Sembilan Kereta

Julison mengatakan, tahun ini PT Kereta Api (persero) lebih siap dalam mempersiapkan arus mudik dan arus balik lebaran. Hal itu terlihat dari inspeksi yang dilakukan lebih awal, jauh sebelum lebaran. PT Kereta Api (persero) juga menyiapkan sembilan kereta tambahan, serta menambah kapasitas tempat duduk sebesar 20 persen, dari 30.000 menjadi 36.000 orang.

Terkait kondisi lintasan kereta, menurut dia semua lintasan perlu diwaspadai. Meskipun demikian, PT Kereta Api (persero) telah mempersiapkan semua sarana prasarana secara maksimal. Tingkat kerusakan juga tidak terlalu tinggi. Pemeriksaan dan perbaikan ban talan yang lapuk juga terus dilakukan.

Menurut Julison, kondisi jalan juga dipengaruhi alam, terutama untuk daerah rawan longsor dan banjir. Ia berharap, hujan belum banyak terjadi selama arus mudik dan arus balik lebaran.

Puncak arus mudik untuk penumpang kereta api eksekutif dan bisnis diperkirakan terjadi pada lima hari menjelang lebaran. Namun untuk penumpang kereta api kelas ekonomi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada dua hari sebelum lebaran.   sumber : kompas.com