JAKARTA, RABU - Perjalanan kereta rangkaian listrik (KRL) lingkar dalam kota Bogor-Jakarta atau Bogor-Tanah Abang mengalami kemacetan, Rabu (8/10). Berdasarkan pengumuman pihak Stasiun Pasar Minggu melalui pengeras suara, kemacetan diakibatkan patahnya rangkaian rel yang terjadi di daerah Stasiun Cikini yang kemudian diantisipasi dengan penggunaan satu jalur (sepur sala) antara Stasiun Manggarai dan Gambir.

Nah, akibat penggunaan satu jalur ini, ada sekitar delapan KRL ekonomi maupun AC yang tertahan antara Stasiun Pasar Minggu dan Stasiun Manggarai, termasuk rangkaian kereta jurusan Tanah Abang yang memang harus melalui Stasiun Manggarai terlebih dulu sebelum menuju Tanah Abang.

Di Stasiun Pasar Minggu saja sudah ada dua kereta yang menumpuk di jalur 3 dan 4, yaitu KRL Ekonomi AC tujuan Tanah Abang dan KRL Ekonomi tujuan Jakarta. Rangkaian-rangkaian kereta ini menunggu antrean kereta-kereta tujuan Jakarta yang menggunakan satu jalur tersebut. “Kalau begini kira-kira keterlambatannya satu jam-lah,” ujar salah satu petugas Stasiun Pasar Minggu Agus Nurochman.

Baru 10 menit menunggu, sebagian besar penumpang KRL Ekonomi AC jurusan Tanah Abang yang kebanyakan adalah pekerja kantoran mulai resah dan turun satu per satu.. Mereka tidak ingin berada dalam ketidakjelasan sementara jam waktu masuk kerja semakin dekat. “Lebih baik naik bis atau ojek sekalianlah,” tandas Nova, seorang pegawai kantoran di kawasan Sudirman.

Sementara itu, beberapa orang masih memilih bertahan di dalam gerbong KRL mengingat jarak tempuh yang masih sangat jauh menuju Stasiun Tebet, Sudirman atau Tanah Abang.  sumber : kompas.com